kursor
Minggu, 03 Juni 2012
Senin, 30 April 2012
sejarah detectif conan
Detective Conan adalah sebuah anime dan juga manga yang berjudul sama. Serial ini dikerjakan oleh Aoyama Gosho-sensei, dan digarap di studio Kadokawa Shoten. Dia pernah membuat serial dengan tokoh yang wajahnya persis dengan Conan yaitu Yaiba. Serial ini adalah sebuah serial detektif sci-fi action adventure. Bagi mereka yang suka dengan cerita detektif yang njelimet, sangat disarankan untuk mengikuti serial ini, sekalipun fillernya sangat banyak. Saya memberikan ratting dewasa, karena anime ini sangat tidak cocok untuk dilihat anak-anak, karena banyak adegan berdarah, kepala melayang, dan juga orang mati dengan tidak wajar. Apalagi ceritanya sangat tidak bisa dimengerti oleh anak-anak.
_Cerita_
Seorang detektif swasta yang sekolah di SMU Teitan bernama Sinichi Kudo telah banyak membantu polisi untuk memecahkan berbagai kasus. Dari mulai kasus pembunuhan, pencurian ataupun penculikan. Suatu ketika ketika Shinici Kudo pergi kencan dengan pacarnya Ran Mouri, mereka menyelesaikan sebuah kasus pembunuhan yang terjadi di taman hiburan. Dan salah satu tersangkanya adalah 2 orang berjubah hitam yang diketahui bernama Gin dan Vodka.
Kemudian setelah memecahkan kasus itu, Sinichi mengikuti dua orang tersebut. Dan dia pun akhirnya diketahui dan dipukul sampai pingsan. Saat itulah 2 orang misterius itu memberikannya obat aneh, yang diketahui namanya adalah Apotoxin-4869 (APTX-4869). Dan ketika Sinichi siuman tubuhnya diketahui telah menyusut menjadi seorang anak kecil. Polisi yang menemukannya menyerahkannya kepada tetangganya yaitu profesor Aghasa. Profesor Aghasa tidak percaya begitu saja, sampai dia kemudian diyakinkan kalau itu adalah Sinichi.
Kemudian di saat Ran Mouri berkunjung ke rumah keluarga Kudo. Ia mendapati Sinichi kecil sedang mencari-cari sesuatu, dan ketika ditanya namanya Sinichi tahu kalau ia belum punya nama. Akhirnya ia mengambil nama dari 2 Novelist ternama yaitu Sir Arthur Conan Doyle (pengarang novel terkenal Sherlock Holmes) dan Edogawa Rampo. Jadilah dia akhirnya Conan Edogawa.
Dengan berbekal kemampuannya sebagai detektif, iapun diberi peralatan canggih oleh Profesor Aghasa, seperti dasi pengubah suara, jam serbaguna, skateboard energi matahari, anting telepon dan sepatu super. Ia pun meminta keluarga Mouri untuk dititipkan di sana. Sehingga ia bisa menggunakan detektif Mouri sebagai tempat ia untuk memecahkan kasus, sambil perlahan-lahan ia menelusuri benang merah tentang keberadaan organisasi "orang-orang berjubah hitam" yang telah menyusutkan tubuhnya.
Di pertengahan cerita nantinya ia akan mendapatkan teman baru, selain teman-teman sekolahnya. Yaitu Ai Haibara code namenya Sherry. Tidak diketahui banyak mengenai dirinya selain kakaknya yang telah dibunuh oleh organisasi hitam tersebut. Dan Conan beserta dirinya bahu membahu untuk menemukan penawar dan sekaligus menghancurkan organisasi hitam tersebut.
Selain bumbu cerita action dan romance, ada side story lainnya, yaitu munculnya karakter Kaito Kid yang kemudian Aoyama Gosho sendiri membuat manganya di Star Jump, dan sudah masuk ke Indonesia, hak ciptanya dipegang oleh PT. Elex Media Komputindo, sekaligus yang menerbitkan Detective Conan ke dalam bahasa Indonesia. Kisah ini pun masih terus berlanjut.
_Karakter_
Shinici Kudo / Conan Edogawa
Shinichi Kudo (工藤 新一 Kudō Shinichi?) adalah protagonis utama dari serial anime dan manga Detektif Conan atau Detective Conan (名探偵コナン Meitantei Conan?). Dia kemudian bernama samaran Conan Edogawa (江戸川 コナン Edogawa Conan?). Conan Edogawa berasal dari nama Arthur Conan Doyle dan Edogawa Rampo.Shinichi Kudo adalah seorang detektif SMU terkenal yang sering membantu polisi menyelesaikan kasus sulit. Suatu hari ketika menginvestigasi 2 orang mencurigakan, yang kemudian diketahui sebagai Gin dan Vodka, dia terlihat oleh Gin, dipukul, lalu dipaksa meminum racun. Setelah itu, dia bangun dan menemukan dirinya telah menjadi seorang anak kecil. Menyadari bahwa dua orang tersebut akan menyelidikinya, Shinichi menggunakan nama samaran Conan Edogawa untuk identitas barunya. Dia kemudian tinggal bersama temannya Ran Mouri dan membantu ayahnya Kogoro Mouri, seorang detektif swasta, untuk menyelesaikan kasus, dengan harapan dapat menemukan kasus yang melibatkan Organisasi Hitam.
Ran Mouri
Ran Mouri adalah teman Shinichi Kudo sejak kecil, atau mungkin bisa juga disebut pacar. Walaupun Ran dan Shinichi tidak pernah berani mengungkapkan perasaannya. Ran bisa disebut juga sebagai gadis yang sabar walau harus menunggu Shinichi begitu lamanya. Ran adalah anak dari seorang detektif yang selalu membuat analisis asal-asalan, Kogoro Mouri, dan seorang pengacara handal, Eri Kisaki. Namun sayangnya, Ran tidak bisa hidup sebahagia anak lainnya, karena Kogoro Mouri dan Eri Kisaki pisah rumah. Dan sekarang Ran hidup bersama Kogoro Mouri.
Ran memiliki sahabat, Sonoko Suzuki yang merupakan anak dari direktur perusahaan Suzuki. Ran sangat ahli dalam karate, namun Ran sangat takut terhadap hantu, hewan-hewan tertentu, misalnya ular. Ran juga adalah seorang yang mudah menangis. Dalam versi AS, Ran bernama Rachel Moore. Ran juga ketua klub karate di sekolahnya.
Kogoro Mouri
Kogoro Mouri adalah ayah dari Ran Mouri, seorang detektif swasta yang sangat terkenal karena sering memecahkan kasus, biarpun sebenarnya Shinichi (Conan)-lah yang memecahkan kasus untuknya. Sebagai om-om mesum, Kogoro ahli dalam Judo sementara istrinya adalah seorang pengacara. Kogoro telah berpisah dengan istrinya dan hidup berdua dengan anak perempuannya, Ran Mouri. Kogoro juga biasa disebut pembawa sial/kogoro tidur karena dimana ada dia selalu ada misteri ataupun kasus pembunuhan dan dia selalu memecahkan masalah sambil tidur karena ditembak peluru bius oleh Conan. Di dalam komik Detektif Conan versi Bahasa Inggris (Amerika Serikat), Kogoro Mouri bernama Richard Moore
Ai Haibara / Sherry
Shiho Miyano (宮野志保 Miyano Shiho) atau "Sherry" (シェリー) / Ai Haibara (灰原哀 Haibara Ai) - Anggota Jubah Hitam yang berkhianat pada organisasi tersebut setelah kakaknya, Akemi Miyano, terbunuh di tangan Gin. Perempuan yang cerdas dan serius. Melalui tangannya susunan formula misterius warisan orang tuanya yang juga bekerja pada organisasi ia menciptakan berbagai macam formula untuk organisasi termasuk racun yang telah mengecilkan tubuhnya serta Shinichi Kudo.
Dulunya punya hubungan dengan Suichi Akai karena kakaknya Akemi Miyano merupakan pacar Suichi Akai. Kadang mengucapkan kata yang dalam artinya. Sekarang dia mencurigai Okiya Subaru yang tinggal di rumahnya Shinichi Kudo merupakan anggota Organisasi Berbaju Hitam.
Heiji Hattori
Heiji Hattori (服部平次 Hattori Heiji?) adalah rival Shinichi yang berasal dari Osaka yang mengetahui bahwa tubuh Shinichi Kudo mengecil menjadi Conan Edogawa. Dia merupakan teman baik Shinichi (Conan). Dia adalah putra Heizo Hattori, seorang inspektur Kepolisian Osaka. Heiji sering membantu kepolisian Osaka memecahkan kasus. Dia juga sering membantu Conan memecahkan kasus. Heiji mempunyai teman sejak kecil bernama Kazuha Toyama (putri dari wakil kepala inspektur Toyama). Dia sering di sebut Detektif dari barat sedangkan Shinichi sering kali disebut Detektif dari timur. Dia adalah anak yang ramah dan ceria, lucu, dan kocak. Jika dia sudah mulai serius maka ia akan membenarkan topinya yang terbalik kearah depan.
Profesor Hiroshi Aghasa
Profesor Hiroshi Agasa (阿笠 博士 Agasa Hiroshi?) adalah seorang profesor linglung yang menemukan beberapa perangkat untuk membantu Conan.Dia mengetahui identitas asli Conan Edogawa. Dia sering membantu Grup Detektif Cilik dan membawa mereka mengadakan perjalanan dalam VW Beetle-nya.Setelah menemukan Shiho Miyano di jalan, dia mengadopsinya dan memberinya nama samaran yaitu Ai Haibara untuk menyembunyikan dia dari Organisasi Berbaju Hitam.Seiyū-nya adalah Kenichi Ogata dan pengisi surara Inggrisnya adalah Bill Flynn.
Sonoko Suzuki
Putri kolongmerat Suzuki yang juga merupakan sahabat terbaik Ran. Sonoko sangat centil dan suka berlibur untuk mencari cowok. Memiliki hubungan istimewa dengan Makoto Kyogoku, ahli karate yang dijuluki Si tinju suci penyendiri.
Genta Kojima
Dalam sosok kecil Shinichi yang berwujud Conan Edogawa, ia mendirikan geng Detektif Cilik. Genta adalah salah satu teman Conan yang menjadi anggota kelompok detektif ini. Badannya sangat gemuk, besar, dan jago makan. Tipikal sosok penindas pada awalnya dan berbalik 180 derajat kemudian. Ia sangat suka makan, terutama nasi belut bakar.
Mitsuhiko Tsuburaya
Anggota Detektif Cilik. Teman Conan Edogawa yang pintar dan juga penyuka teknologi. Diam-diam cemburu pada kedekatan Ai dengan Conan. Dia memiliki kejeniusan tersendiri.pengetahuannya melebihi anak seusianya.
Ayumi Yoshida
Teman Conan sekaligus anggota kelompok Detektif Cilik. Menaruh hati pada Conan. Anaknya baik hati, mudah tersenyum dan sering menggunakan kata yang membuat suasana tenang. Jika mendengar sesuatu yang berhubungan dengan "Harta Karun" ia dan Genta akan menyambutnya dengan antusias.
Senin, 23 April 2012
Sabtu, 21 April 2012
tangan lembutmu
aku terbaring di tempat tidurku
sakit yang kurasakan saat ini
badanku lemas tak berdaya
hatiku bimbang tak tentu
kini aku bersyukur dalam hatiku
saat aku di temani orang yang ku cinta
tangan lembutnya mengusap keningku
seakan hidupku tenang dan damai
ibu,,lembutnya sentuhan mu
sentuhan yang membuatku tenang
sentuhan yang membuatku bahagia
sentuhan tangan lembutmu takan kulupakan
sakit yang kurasakan saat ini
badanku lemas tak berdaya
hatiku bimbang tak tentu
kini aku bersyukur dalam hatiku
saat aku di temani orang yang ku cinta
tangan lembutnya mengusap keningku
seakan hidupku tenang dan damai
ibu,,lembutnya sentuhan mu
sentuhan yang membuatku tenang
sentuhan yang membuatku bahagia
sentuhan tangan lembutmu takan kulupakan
Sabtu, 07 April 2012
proses pembuatan shaun the seep
Proses Pembuatan Animasi Stop Motion
3 Dimensi Shaun The Sheep. Dalam dunia animasi dikenal banyak teknik
untuk membuatnya. Salah satunya adalah Teknik Animasi Stop Motion
menggunakan Clay (Semacam Lempung) atau tanah liat. Teknik ini
sebenarnya merupakan teknik animasi klasik atau primitif namun apabila
dikerjakan secara profesional dengan ide-ide cerita menarik dan
penyajian bagus ternyata dapat menghasilkan karya animasi yang luar
biasa.
Salah satu contoh karya animasi stop motion menggunakan bahan clay yang spektakuler adalah Shaun The Sheep. Banyak yang menyukai animasi ini mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Ide cerita yang menarik serta karakter-karakter tokoh yang lucu sepertinya selalu membuat pemirsa merasa terhibur dan tertawa. Di sini saya tidak akan membahas tentang ide cerita dari Film Animasi 3 Dimensi Shaun The Sheep tetapi saya akan mencoba mengajak Anda untuk sedikit mengetahui bagaimana sulit dan rumitnya proses pembuatan animasi Stop Motion 3D Shaun The Sheep tersebut. Berikut photo-photo tahap pembuatan animasi shaun the sheep
1. Pembuatan Storyboard dan Story Line
Setelah ide cerita ditentukan dan naskah dibuat oleh scriptwriter maka selanjutnya adalah tugas Storyboard Maker untuk membuat Storyboard dan Story Line. Semua storyboard dan story line digambar dan dibuat secara manual menggunakan tangan. Pada tahap ini dibuat keyframe untuk setiap scene dan ditentukan durasi setiap gerakan karakter untuk menentukan berapa jumlah frame yang harus dibuat nantinya. Pembuatan keyframe untuk In Between juga sudah termasuk di dalamnya.

2. Persiapan Media dan Space
Rumput tiruan dilekatkan pada plat baja dan semua property termasuk rumah-rumahan, pohon-pohonan, meja, rerimbunan tanaman, dll dipasang magnet pada bagian dasarnya sehingga bisa melekat kuat pada rumput supaya posisi tetap terjaga. Latar belakang berupa layar dengan gambar sesuai dengan situasi scene dan didukung tata cahaya sedemikian rupa. Perlengkapan perbengkelan sepertinya sudah menjadi keharusan pada tahap ini.

3. Pembuatan Property dan Kostum
Semuanya dibuat manual menggunakan tangan oleh seorang Property Maker untuk menghasilkan bentuk yang seperti seharusnya. Inilah komentar dari Property Maker Helen Javes : “Semuanya dibuat manual, sehingga sangat rumit. “Bahkan kaki meja dibuat manual untuk mendapatkan bentuk yang tepat.” Pekerjaan Property maker bukan tanpa risiko. Jari teriris pisau tajam, dan terbakar akibat panas dari lem adalah resiko pekerjaan sehari-hari.

4. Pembuatan Model dan Tokoh
Kalau model cikal-bakal animasi stop motion (primitif) dibuat menggunakan lempung (tanah liat), maka disini Model dibuat menggunakan bahan semacam plasticine atau silikon yang beberapa didalamnya telah dipasang kawat. Sebenarnya untuk bahan bisa digunakan apa saja yang penting mudah dibentuk dan tidak mudah patah saat dilakukan perubahan-perubahan gerakan (stop motion). Setiap bagian anggota tubuh dapat dilepas dan dipasang dan setiap tokoh bisa memiliki beberapa buah untuk bagian tubuh yang sama (mata, kepala, kaki, telinga, rambut, bibir/mulut, dll) untuk memudahkan perubahan ekspresi karakter.

5. Pengaturan Ekspresi
Ekspresi Wajah merupakan bagian yang penting untuk menggambarkan kondisi hati tokoh/karakter dalam hal ini Domba-domba kelompok dari shaun the sheep dan tokoh pendukung lainnya. Selain itu dengan adanya perubahan ekspresi diharapkan karakter akan terkesan lebih hidup. Perubahan Ekspresi dilakukan dengan mengubah bentuk kelopak mata, posisi titik hitam pada mata, bentuk mulut, tampilan gigi, telinga, rambut, dll. Sepertinya pada tahap inilah dibutuhkan ketelitian dan kesabaran paling ekstra karena kesalahan akan dapat mempengaruhi konsistensi karakter.

6. Suku Cadang dan Penyimpanan
Kalau dilihat sekilas seperti kotak penyimpanan mainan anak-anak.

7. Pengaturan Posisi Karakter/Obyek (Stop Motion)
Animasi Stop Motion dibuat dengan menggerakkan karakter/obyek sedikit demi sedikit dan dilakukan pengambilan gambar pada setiap perubahan karakter/obyek tersebut. Sepertinya pada tahap ini harus sangat teliti dan sabar karena berpengaruh langsung pada hasil produksi animasi. Untuk mendapatkan hasil gerakan yang halus, pada proses pembuatan Animasi Stop Motion 3D Shaun The Sheep setiap perubahan gerak karakter/obyek digunakan 25 kali perubahan gerakan/posisi setiap detik atau 25 fps (frame per second). Hal itu sesuai dengan standar mata manusia yang akan menangkap kontinyu gerakan obyek yang bergerak pada kecepatan frame tersebut.
sumber : detik.com
Salah satu contoh karya animasi stop motion menggunakan bahan clay yang spektakuler adalah Shaun The Sheep. Banyak yang menyukai animasi ini mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Ide cerita yang menarik serta karakter-karakter tokoh yang lucu sepertinya selalu membuat pemirsa merasa terhibur dan tertawa. Di sini saya tidak akan membahas tentang ide cerita dari Film Animasi 3 Dimensi Shaun The Sheep tetapi saya akan mencoba mengajak Anda untuk sedikit mengetahui bagaimana sulit dan rumitnya proses pembuatan animasi Stop Motion 3D Shaun The Sheep tersebut. Berikut photo-photo tahap pembuatan animasi shaun the sheep
1. Pembuatan Storyboard dan Story Line
Setelah ide cerita ditentukan dan naskah dibuat oleh scriptwriter maka selanjutnya adalah tugas Storyboard Maker untuk membuat Storyboard dan Story Line. Semua storyboard dan story line digambar dan dibuat secara manual menggunakan tangan. Pada tahap ini dibuat keyframe untuk setiap scene dan ditentukan durasi setiap gerakan karakter untuk menentukan berapa jumlah frame yang harus dibuat nantinya. Pembuatan keyframe untuk In Between juga sudah termasuk di dalamnya.
2. Persiapan Media dan Space
Rumput tiruan dilekatkan pada plat baja dan semua property termasuk rumah-rumahan, pohon-pohonan, meja, rerimbunan tanaman, dll dipasang magnet pada bagian dasarnya sehingga bisa melekat kuat pada rumput supaya posisi tetap terjaga. Latar belakang berupa layar dengan gambar sesuai dengan situasi scene dan didukung tata cahaya sedemikian rupa. Perlengkapan perbengkelan sepertinya sudah menjadi keharusan pada tahap ini.
3. Pembuatan Property dan Kostum
Semuanya dibuat manual menggunakan tangan oleh seorang Property Maker untuk menghasilkan bentuk yang seperti seharusnya. Inilah komentar dari Property Maker Helen Javes : “Semuanya dibuat manual, sehingga sangat rumit. “Bahkan kaki meja dibuat manual untuk mendapatkan bentuk yang tepat.” Pekerjaan Property maker bukan tanpa risiko. Jari teriris pisau tajam, dan terbakar akibat panas dari lem adalah resiko pekerjaan sehari-hari.
4. Pembuatan Model dan Tokoh
Kalau model cikal-bakal animasi stop motion (primitif) dibuat menggunakan lempung (tanah liat), maka disini Model dibuat menggunakan bahan semacam plasticine atau silikon yang beberapa didalamnya telah dipasang kawat. Sebenarnya untuk bahan bisa digunakan apa saja yang penting mudah dibentuk dan tidak mudah patah saat dilakukan perubahan-perubahan gerakan (stop motion). Setiap bagian anggota tubuh dapat dilepas dan dipasang dan setiap tokoh bisa memiliki beberapa buah untuk bagian tubuh yang sama (mata, kepala, kaki, telinga, rambut, bibir/mulut, dll) untuk memudahkan perubahan ekspresi karakter.
5. Pengaturan Ekspresi
Ekspresi Wajah merupakan bagian yang penting untuk menggambarkan kondisi hati tokoh/karakter dalam hal ini Domba-domba kelompok dari shaun the sheep dan tokoh pendukung lainnya. Selain itu dengan adanya perubahan ekspresi diharapkan karakter akan terkesan lebih hidup. Perubahan Ekspresi dilakukan dengan mengubah bentuk kelopak mata, posisi titik hitam pada mata, bentuk mulut, tampilan gigi, telinga, rambut, dll. Sepertinya pada tahap inilah dibutuhkan ketelitian dan kesabaran paling ekstra karena kesalahan akan dapat mempengaruhi konsistensi karakter.
6. Suku Cadang dan Penyimpanan
Kalau dilihat sekilas seperti kotak penyimpanan mainan anak-anak.
7. Pengaturan Posisi Karakter/Obyek (Stop Motion)
Animasi Stop Motion dibuat dengan menggerakkan karakter/obyek sedikit demi sedikit dan dilakukan pengambilan gambar pada setiap perubahan karakter/obyek tersebut. Sepertinya pada tahap ini harus sangat teliti dan sabar karena berpengaruh langsung pada hasil produksi animasi. Untuk mendapatkan hasil gerakan yang halus, pada proses pembuatan Animasi Stop Motion 3D Shaun The Sheep setiap perubahan gerak karakter/obyek digunakan 25 kali perubahan gerakan/posisi setiap detik atau 25 fps (frame per second). Hal itu sesuai dengan standar mata manusia yang akan menangkap kontinyu gerakan obyek yang bergerak pada kecepatan frame tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)